Rabu, 27 Februari 2008

Seruan ku..

Wahai anak bangsa

Zaman kian edan dan banyak manusia ikut-ikutan edan.
Yang pinter jadi Minteri dan yang bodoh dibodohin.
Banyak orang mengaku paling bener, padahal dia keblinger.
Akhirnya jadi klenger =)

Banyaknya fenomena alam, adanya bencana yang melanda bangsa ini.
Dari lumpur 'Lapindo', gempa hingga banjir yang melanda wilayah Negeri ini.
Harusnya jadi pertanyaan.
Ada apa ini?

Mestinya kita sadar, bencana yang terjadi karena ulah kita sendiri.
Nafsu duniawi terlau dalam mencengram hingga kita lupa pada hukum dan aturan Tuhan.

Para 'cukong' dan para 'orang berduit'.
Semakin kuat menancapkan pengaruk dan kekuasaannya.
Para profokator memutar balikkan 'fakta'.
Menghasut dan memecah belah persatuan bangsa.


Sesama saudara saling 'cakar-cakaran'.
Sesama keyakinan saling menyalahkan.
Dan menganggap 'dia' yang paling benar.
'Trus' dimana semboyan "Bhineka Tunggal Ika" kita.
Tidakkah kita lihat.
Bangsa ini semakin terpuruk.

Tapi disisi lain banyak yang tertawa, dan memanfaatkan situasi yang seperti ini.

Wahai anak bangsa....

Kembalilah pada 'Fitrah' kalian!

Jangan jadikan bangsa ini jadi ajang keserakahan, kesombongan, dan kebenaran kalian sendiri.
Lihat dan dengar rintihan para korban yang membutuhkan uluran dan perhatian
uluran tangan kita.

Hentikan keserakahan.

Hentikan keangkara murkaan.

Hentikan korupsi.

Hentikan manipulasi Hukum.

Dan....

Hentikan anarkis.

Mari kita sama-sama dinginkan kepala, hati dan pikiran kita.
Mari kita perbaiki akhlak dan moral bangsa.
Mari bersama-sama bergandeng tangan membangun bangsa.

Berikan warisan yang terbaik pada generasi kita selanjutnya.
Bukan hutang dimana-mana.
Bukan dendam antara saudara.
Bukan kehancuran ditanah persada.
Dan....
Bukan cerita tanpa wujud nyata.


Setuju.....